•   dp.hikkmi@gmail.com   
  •  +62217808143

Jelang Nataru, PLN Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Kelistrikan Andal

  • Jumat, 13/12/2024 13:40:00 wib
  • Di baca 457 kali

Menjelang
perayaan hari besar Natal 2024 dan pergantian tahun ke 2025, PT PLN (Persero)
memastikan kesiapan layanan kelistrikan secara menyeluruh. Direktur Utama PLN
Darmawan Prasodjo membeberkan persiapannya dalam konferensi pers bersama Staf
Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga dan Direktur
Utama PT Pertamina (Persero), Aloysius Simon Mantiri yang digelar di Media
Center Kementerian BUMN, Jakarta pada Senin (9/12). Mewakili Menteri Badan
Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Staf Khusus Menteri BUMN, Arya
Sinulingga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberi arahan
agar momen Nataru tahun ini dapat berjalan dengan nyaman dan lancar. Pihaknya
juga mengapresiasi PLN yang telah memastikan keandalan sistem kelistrikan dan
membentuk satuan khusus untuk menjaga kelancaran pasokan listrik.

”PLN
sudah siap untuk menyambut Nataru. Kami sudah pastikan juga kesiapan dengan
satgas-satgas yang dibentuk oleh PLN,” ujar Arya, dalam keterangan resmi,
Selasa (10/12). Arya juga memberi perhatian terhadap potensi peningkatan arus
kendaraan listrik di jalur tol yang saat ini makin banyak sehingga peran
infrastruktur kendaraan listrik seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik
Umum (SPKLU) di sepanjang tol akan sangat krusial. ”Kenaikan mobil listrik juga
sangat tinggi sekali dibandingkan tahun sebelumnya. Kesiapan PLN untuk SPKLU
juga perlu diperhatikan,” tambah Arya. Dalam kesempatan yang sama, Direktur
Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan, sebagai bagian dari BUMN sektor energi,
pihaknya siap mendukung arahan Pemerintah untuk memberikan kenyamanan kepada
masyarakat selama perayaan Nataru. PLN telah melakukan persiapan preventif
dengan memastikan seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi andal sejak
jauh-jauh hari.

”Kami siap menjalankan arahan dari Bapak Presiden Prabowo
Subianto agar Natal dan Tahun Baru ini bisa berjalan dengan lancar. Tentu saja
kita ingin memastikan bahwa nanti jalannya ibadah bisa berjalan dengan hikmat,
berjalan tanpa ada gangguan apapun,” ucap Darmawan. Darmawan menambahkan kalau
pihaknya memperkirakan Beban Puncak (BP) di momen Nataru tahun ini akan
mencapai 39 gigawatt (GW), dengan daya mampu pasok (DMP) sebesar 53 GW, maka
masih terdapat cadangan daya atau reserve margin sebesar 14 GW. ”Kami juga
sudah memastikan kecukupan energi primer untuk pembangkit-pembangkit kami dalam
status sangat aman. Baik itu pembangkit batu bara, gas, maupun diesel sampai ke
daerah-daerah terisolir dan 3T. Kami pastikan seluruh pembangkit memiliki
rata-rata hari operasi (HOP) di atas 23 hari,” tutur Darmawan. Selanjutnya, PLN
juga telah membentuk tim khusus atau special force siaga Nataru dengan
menerjunkan sebanyak 81.591 personel yang bersiaga di 1.853 posko seluruh
Indonesia. Personel siaga tersebut dibekali peralatan lengkap, yakni 1.731 unit
genset, 735 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.206 Unit Gardu Bergerak
(UGB). Guna mendukung mobilitas, personel siaga juga dibekali dengan peralatan
lengkap termasuk kendaraan truck crane sebanyak 395 unit, kendaraan motor
sebanyak 3.318 unit, dan mobil 3.756 unit.

"Kami juga melakukan antisipasi
terhadap cuaca ekstrem. Kami melakukan digitalisasi terhadap pembangkit,
digitalisasi terhadap smart transmission, smart distribution sehingga peralatan
kami betul-betul siap dan kami bisa merespons dengan cepat,” paparnya. Tidak
hanya itu, PLN juga menyiagakan infrastruktur bagi pengguna kendaraan listrik
yang ingin mudik atau liburan ke luar kota selama Nataru. PLN menyiapkan 2.490
unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 1.745
titik strategis di seluruh tanah air. Khusus untuk pengguna jalur trans Jawa
dan trans Sumatera, PLN menyiapkan 500 SPKLU yang tersebar di 297 lokasi.
Jumlah SPKLU yang disiagakan ini meningkat 8 kali lipat dari periode Nataru
sebelumnya. Secara rata-rata SPKLU tersedia di setiap 23 kilometer pada setiap
jalur mudik. "Semoga perayaan Natal dan Tahun Baru ini bisa berjalan
dengan hikmat, berjalan dengan lancar, tanpa ada gangguan apapun. Dan bagi yang
mudik, kami ingin mengucapkan selamat jalan, hati-hati di jalan, dan bisa
menikmati waktu dengan keluarga," tutup Darmawan.



 

Arsip Berita: